Showing posts with label Notulen. Show all posts
Showing posts with label Notulen. Show all posts
0

Catatan Meeting Tanggal 29 Oktober 2020

 


* Pak Roso:
1. Pembahasan penagihan debitur bermasalah
2. Kalau bertermu nasabah 'preman' sebaiknya dihindari saja, demi kebaikan petugas terkait.

* Mbak Dias:
1. Tinjauan laporan asesmen
2. Hari Senin (31 Oktober 2020) melakukan pemeriksaan ke cabang PWT & PKL, dengan rincian sbb:
    a. PKL menginap di mess, petugas : Hari, Yuli, Kiki, Arha, Rian, Budi
    b. PWT, petugas: Adhe, Perdana
3. Kasbon dirapihkan dulu
4. Berangkat sekitar jam 10 dri pusat
5. Hasil pemeriksaan akan dilaporkan ke OJK tanggal 10 Nopember 2022
6. Pemeriksaan nasabah agar dilakukan secara lebih intensif lagi
7. Debitur yang kabur ditahan historis-nya
8. Foto lampiran diharapkan sesuai dgn kondisi lapangan

* Pak Aan:
1. Tinjauan secara umum

* Mas Kiki:
1. Mekanisme pemeriksaan harap bisa ditinjau lagi
2. Untuk pelaksanaan kita serahkan pada cabang terkait

* Pak Wirasto:
1. SKAI diminta oleh manajemen untuk ikut tugas penagihan
2. SKAI harus menyampaikan laporan 'FRAUD'
3. Ada wacana pak Wirasto akan menjadi Komisaris Independen
4. Tanggal 11 - 19 Nopember rencana tatap muka dengan...............di Jogja
5. Rasa ingin tahu petugas harap diperbesar
0

Rangkuman Aneka Meeting Harian



24-10-2022
* Pak Aan:
Periksa data asesmen, data pak Hari masih belum klop

25-10-2022
* Pak Roso:
Pembukaan secara umum
* Pak Aan:
1. Perapian tugas hari sebelumnya
2. Pembagian tugas hari ini

27-10-2022
* Pak Roso:
1. Kalau tugasnya pindah cabang...., cabang yang sebelumnya dituntaskan dulu

* Pak Adhe
1. Cabang RMB masih sisa 2 debitur yang belum tuntas

28-10-2022
* Pak Roso
1. Perapihan tugas hari sebelumnya
2. Hari ini membereskan debitur yang masih bertahan, untuk wilayah terdekat saja.


0

Catatan singkat internal meeting .............


Tanggal 13-10-2022
* Pak Aan
1. Hari ini lanjut Google-Meet untuk cabang: KRY, CLP, BMS, PWT, BTD, AJB
2. Pak Yuli menggarap KDI
3. Pak Hari ikut menyiapkan data
4. Data yang disiapkan harus lebih rapih lagi
* Mbak Dias
1. Melakukan Google-Meet sesuai dengan cabang tsb di atas, pembagian tugas sbb:
    a. Tim A: BMS & PWT
    b. Tim C: BTD, AJB, CLP
2. Untuk pencetakan laporan LR512R prioritaskan cabang PWT
3. Setiap bulan akan ada tugas baru buat SKAI, buat laporan Apollo (Form 306). Tentang transaksi yang menggunakan Kartu, maksimal tanggal 15
Contoh:
- pemalsuan kartu
- hilang/dicuri
- tidak diterima oleh pemegang kartu
- pencurian identitas
- potential loss: potensi kerugian nasabah
- actual loss: kerugian yang terjadi pada nasabah
4. Akan ada Kotak-Pengaduan
5. Untuk ATM sekarang ada di bawah Bagian Operasional

Tanggal 14-10-2022
* Pak Rosso:
1. Seluruh SDM SKAI seharusnya setiap pagi kumpul di pusat dulu
2. Petugas lapangan harus lebih tertib
3. Buat rencana jadwal pengecekan




0

Beberapa catatan singkat terkait meeting SKAI


10-10-2022
1. Rosso
a. Melanjutkan pemeriksaan
b. Hari ini tidak usah melakukan pemeriksaan ke lapangan

11-10-2022
1. Rosso
a. Petugas lapangan kumpul di pusat dulu
b. Cabang PKL, pemeriksaan lapangan ditunda dulu, bereskan administrasi-nya dulu
c. Hari ini periksa PBG, BBS......

 *12-10-2022
1. Rosso
a. Untuk pemeriksaan Dokumen Agunan Kredit untuk sementara dilakukan secara tele-conference (zoom atau Google-Meet)
b. Untuk cabang KLB, untuk sementara akan di follow-up oleh pimpinan
2. Dias
a. Informasi jadwal tele-conference
b. Petugas lapangan diharapkan membantu penyediaan data
3. Dalam pelaksanaan pemeriksaan dilakukan cross-check antara: 
a. Informasi dari cabang terkait secara live
b. Data yang dimiliki petugas SKAI di Google-Sheet
c. Data debitur yang ada di AS/400

4. Link untuk melakukan Google-Meet -----> https://meet.google.com/


0

Rapat Internal Tanggal 26-09-22

 

* Pak Roso:
1. Semua pemeriksaan terkini  di cabang-cabang harap dibuat laporan temuannya
2. Hasil temuan di-konfirmasi-kan kepada Kepala Cabang terkait

* Pak Wirasto
1. SKAI  mendapat tugas khusus dari OJK, terkait debitur yang mendapat restrukturisasi
2. Laporan pemeriksaan terkini belum diperoleh pak Wira, 2 minggu ke depan harus diserahkan ke OJK.
3. Laporan yang dibuat oleh petugas harus di'cenul' oleh pimpinan.
4. Kondisi debitur harus di-analisa
5. Pada umumnya data pembukuan debitur tidak tertib atau tidak ada.
6. Data dari petugas lapangan harap di-koordinasi-kan dengan data pemeriksa agunan.
7. BSY akan men-cek ulang debitur yang terkena 'restruk'.
8. Khusus debitur besar/macet: Hermawan, Thorik, Sabelo, Bagus, Novan ada BMPK yang melebihi batas. Pelanggaran BMPK berat sangsinya.
9. BSY belum memiliki kemampuan dalam menganalisa kredit nominal besar, perlakuannya masih sama saja dengan kredit nominal kecil.
10. Kredit yang di-restruk, akan diakui sebagai PYAD (Pendapatan Yang Akan Diterima) apabila macet dalam kurun waktu maksimal 90 hari, lebih dari itu tidak diakui.
11. S/d akhir tahun data restruk harus tuntas, di luar nasabah poin 8 yang bermasalah
12. Tingkatkan kemampuan masing-masing personel SKAI sesuai dengan jabatan serta perencanaan/koordinasi dan lain-lain.....Iniiatif pimpinan masih kurang....
13. Akan ada penilaian/kajian ulang untuk seluruh personel SKAI, tahap selanjutnya bisa juga ada mutasi, re-organisasi dan lain-lain......
14. Posisi SKAI adalah di'depan' bila ada pemeriksaan OJK
15. Secara umum SKAI sudah dianggap sesuai oleh OJK
16. Terkait RBA (Risk Based Audit)
      a. RBA akan lebih dikembangkan
      b. Beri penekanan kepada cabang-cabang tentang Risiko Kredit




0

Rapat Tanggal 23-09-22

 


* Pak Roso:
1. Informasi terkait pemeriksaan OJK secara umum
2. Periksa ulang debitur yang ikut 'restruk', dipilah mana yang tidak bisa dipertahankan.

* Mbak Dias:
1. Penjelasan mengenai data yang dikirim oleh pak Wirasto
2. Aneka informasi terkait pemeriksaan OJK:
a. Nominal kredit macet seluruhnya.....675M
b. OJK minta dalam waktu 3 bulan ada perbaikan
c. Hanya dari cabang anu ............totalnya sekitar 140M
d. OJK minta SKAI untuk menindaklanjuti hal tersebut, terkait dengan PPAP
e. Diharapkan hasil dari bbrp cabang terkait nominalnya bisa menjadi 40M
f. Analisa 'Fiducia' kita dianggap tidak sesuai oleh OJK
g. Pelajari bbrp istilah berikut:
    RESUME, APHT, PPAP, PERINGKAT, SPPT dan lain-lain......


0

Rapat Internal Tgl 21-09-22

 

* Pak Rosso
1. File-file terkait cabang SMT, di-konfirmasi-kan kepada cabang terkait.
2. Apapun yang terjadi pada masing-masing Bagian di SKAI, akan berdampak pada Divisi
3. Kondisi BSY secara keseluruhan sedang prihatin, kita harus mendukung baik secara moral maupun operasional.
4. Untuk pemeriksaan Cabang harap dilakukan lebih teliti lagi.
5. Kalau menerima telpon pribadi sebaiknya bergeser ke tempat yang lebih pribadi.
6. Jangan sering melakukan hal-hal yang bersifat pribadi selama berada di kantor.

* Mbak Dias
Intinya PSP menemukan beberapa hal yang tidak sesuai sewaktu sedang melakukan sidak ke salah satu Cabang, pihak SKAI diminta turut serta mengawasi terutama sewaktu melakukan pemeriksaan Cabang.

* Pak Aan
Kita diharapkan ikut prihatin, ikut berpartisipasi dalam permasalahan yang terjadi di perusahaan.



0

Meeting Tanggal 6 September 2022

 

* Pak Wirasto
1. Laporan............
2. Bikin trend FRAUD ----> eksekutor mas Perdana
3. Untuk laporan IT masih kurang data pendukung yang menunjukkan keterlibatan dewan komisaris pada pengembangan IT.
4. Penentuan Cabang yang berisiko tinggi, koordinasi dengan Bagian SMR.
5. Pemeriksaan Cabang, Kabag akan turun langsung bila dianggap perlu
6. Penambahan poin pemeriksan pada pelayanan Informasi Keuangan /SLIK/POJK64
7. Pada Th 2023 pemeriksaan SLIK dimasukkan ke dalam RBB


0

Meeting Tanggal 22-08-2022

 

Catatan:
1. Pak Rosso sakit
2. Pak Wirasto ikut pendidikan
3. Materi dari pak Wirasto, disampaikan oleh mbak Dias

Hasil pertemuan pertemuan dengan Pihak OJK yang diwakili oleh Ibu Ineke & team, sedangkan dari pihak BSY diwakili oleh pak Sugeng & pak Wirasto

Poin dari pertemuan sebagai berikut:
1. OJK mengharapkan untuk pertemuan berikutnya pihak SKAI disertai juga dengan kepala masing-masing bagian.
2. Pengawasan dari Komisaris untuk pemeriksaan IT harap dilampirkan.
3. Dalam pertemuan itu pak Wirasto menjelaskan program kerja SKAI.
4. LHP IT yang diserahkan ke OJK baru yang tahun 2021, yang tahun 2022 perlu dilengkapi dengan lampiran yang terkait, proses pemerikasaan kurang lebih 1 bulan.
5. Untuk cabang yang RBA-nya tinggi di-prioritas-kan untuk diperiksa lebih dulu.
6. Ada 4 Fraud yang sumber infonya berasal dari.................
7. Audit IT sudah dilakukan secara menyeluruh.........
8. Menjelaskan RBA (Risk ................) 
9. Cara penjelasan kepada pihak Otoritas memerlukan cara tersendiri
10. Secara prinsip OJK setuju dengan RBA

Masukan dari OJK:
1. Kasus 'fraud' dilaporkan ke OJK (maksimal dalam 10 hari
2. BPR/SKAI wajib memiliki 'trend' untuk kasus fraud
3. Di dalam Laporan IT belum lampiran yang menyatakan tanggungjawab dari Komisaris. (data diharapkan rampung sebelum September 2022)
4. Audit berbasis risiko setuju dengan RBA, koordinasi dengan SMR.
5. Pettugas khusus SKAI diharapkan memiliki sertifikat CISA.
6. BPR diharapkan memiliki Unit 'Pengaduan', koordinasi dengan pihak 'kepatuhan'
7. SKAI diminta untuk melakukan pemeriksaan kredit yang berpotensi menimbulkan PPATK, mulai Oktober 2022. (debitur restruk), SKAI harus terus melakukan penilaian. Team penagih diharapkan melakukan pemeriksaan pada debitur tersebut di atas. Pelajari karakter debitur, penekanan OJK lebih kepada 'rekonstruksi'.
8. SKAI diminta untuk melakukan pemeriksaan terkait 'SLIK' untuk laporan 2023 (POJK No.15), perhatikan 'hak-akses')
9. BPR diminta buat laporan ketahanan
10. Terkait OCBC, konfirmasi dengan pihak EBD
11. Pelajari PYAD
12. Pelajari/pahami materi yang sudah disebutkan di atas.





0

Catatan Meeting Tanggal.............

 

A. Pak Wirasto:
    1. Temuan pemeriksaan lebih di maksimal kan
    2. Ketepatan waktu dalam menggarap LHP 
    3. Tanggung Jawab pada pekerjaan lebih ditingkatkan
    4. Pembuatan 'proposal' agar lebih teliti, karena diperiksa oleh direksi
    5. Pembagian pemeriksaan cabang agar lebih luwes
    6. Kalau OJK datang pemeriksaan tetap berlanjut
    7. Masing-masing individu agar menjaga kesehatan, agar absensi terjaga dengan baik
    8. Penguasaan materi pada waktu Exit Meeting

B. Pak Aan:
    1. Persiapan Exit Meeting agar lebih dipercepat

C. Mbak Dias
     1. Masing - masing anggota belajar lebih dalam lagi untuk materi pemeriksaan
     2. Tingkatkan kerjasama antar tim
Back to Top